Badan Anak Kurus Pertanda Kurang Gizi, Benarkah?

By Dewi M - November 01, 2018


Memiliki anak yang berperawakan lebih kurus dari teman-teman sebayanya terkadang sedikit merepotkan. Bukan repot dalam mengasuhnya sih, Mom! Tapi repot dalam menangkis segala omongan-omongan miring orang-orang di sekitar, dari pertanyaan mengenai mengapa si anak bisa kurus seperti itu hingga saran-saran yang terkadang kurang bisa diterima oleh hati. Bahkan yang lebih kejamnya lagi, ada saja ibu-ibu lain yang anaknya lebih gembil nan montok bak bayi di iklan bubur instan khusus bayi dengan lantangnya berseru, "Hei kurus banget anaknya, Bu. Kurang gizi, nih!"

Mommy yang punya anak dengan tubuh enggak bisa gemuk, pasti pernah mengalami salah satu momen di atas. Saya sendiri pernah mengalaminya. Kebetulan kedua anak saya memiliki postur tubuh yang kurus bak lidi alias kurus banget. Apalagi si kakak yang tumbuhnya enggak pernah ke samping. Yes, Mom! Banyak dari mereka yang mencibir jika saya kurang bisa mengurus anak. Bayangin aja, anak orang rata-rata pada berisi.

Apakah saya sedih? Pastilah, sebagai seorang ibu baru saya sedih sekaligus khawatir. Khawatir jika apa yang dikatakan oleh mereka benar adanya. Bahwa ada yang salah dengan anak saya, bahwa saya tidak becus mengurus anak saya sendiri. Meskipun bersedih namun hal tersebut tak sampai membuat saya bermuram durja hingga nelangsa berlarut-larut. Daripada memikirkan perkataan mereka lebih jauh, saya lebih memilih untuk mencari tahu, apakah benar anak yang bertubuh kurus adalah anak yang kurang gizi.

Orang pertama yang saya datangi, tentu saja ibu saya. Mengingat beliau pasti paham mengenai hal satu ini, selain juga untuk mendapatkan dukungan moril. Benar saja, ibu saya mengatakan tidak ada yang salah dengan perkembangan anak saya. Mengenai postur tubuhnya yang kurus ibu mengatakan bahwa saya pun demikian waktu kecil dulu. Artinya anak saya memiliki tubuh kurus bisa jadi karena genetik, saya pun waktu kecil hingga sekarang kurus enggak pernah gemuk. Selain itu suami saya pun termasuk lelaki dengan postur tubuh sedang cenderung kecil.

Meskipun sudah mendengar penjelasan dari ibu saya mengenai hal tersebut, namun hati saya belum merasa puas. Hal tersebutlah yang pada akhirnya membawa saya untuk berkonsultasi pada DSA (Dokter Spesialis Anak). Agak lebay memang, tapi begitulah saya. Daripada kepikiran yang tidak-tidak, lebih baik bertanya pada ahlinya. Syukurlah, dokter tidak memvonis anak saya kurang gizi. Kurus atau gemuknya anak tidak bisa dijadikan tolak ukur apakah anak kurang gizi atau tidak. Selama anak lincah, aktif, mencapai perkembangan kognitif sesuai usianya, serta masih doyan makan, maka tak ada yang perlu di khawatirkan.

Apa yang Menyebabkan Anak Kurus?

Perlu digaris bawahi bahwa setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda-beda. Bahkan bayi lahir dengan berat serta tinggi badan yang berbeda. Maka menjadi hal yang wajar jika dalam mencapai tinggi serta berat badan terjadi perbedaan antara yang satu dengan yang lain.

Banyak faktor yang menyebabkan mengapa anak memiliki badan yang kurus, diantaranya:

Jika bayi mendapatkan ASI sejak lahir maka wajar jika tidak segemuk bayi yang diberikan susu formula. Lantas apakah itu artinya ASI kurang baik bagi bayi? Eiiits, jangan salah sangka dulu, Mom! Tetap, kandungan yang dimiliki ASIlah yang terbaik. ASI mengandung semua yang dibutuhkan oleh tubuh bayi agar bisa tumbuh dengan ideal serta tidak mudah terserang penyakit. Meskipun kurus, namun anak ASI memiliki tubuh yang padat (tidak lembek ketika dipegang).

Selain itu faktor keturunan juga sangat mempengaruhi postur tubuh pada anak. Jika ibu dan ayah bertubuh langsing kurus, maka kemungkinan besar anak pun akan mengikuti. Jadi jika Mommy sudah menjaga asupan makanan si kecil namun si kecil tetap kurus, Mommy tak perlu khawatir anak akan kekurangan gizi. Bisa jadi faktor keturunan (genetik) lah penyebabnya.

Aktif atau tidaknya si kecil bisa jadi turut mempengaruhi berat badan anak. Anak yang lincah serta aktif bergerak kecil kemungkinan memiliki badan yang gemuk. Anak sulung saya sejak bayi hingga saat ini berusia 4 tahun, tidak pernah berlebihan berat badannya gemuk. Walaupun tidak gemuk, namun si kakak sangat aktif. Kalau enggak lari-larian, kerjaannya ya loncat sana, loncat sini. Begitupun dengan si bungsu yang tingkahnya sama persis dengan si kakak. Fix, anak saya enggak akan bisa gemuk sampai kapanpun. Lha, wong dari bayi minumnya ASI, ibu bapaknya enggak ada yang jumbo, Alhamdulillah lincah dan gesit pula geraknya.

Tanda-tanda Anak Kurang Gizi

 

Bukan hanya dari badannya yang terlihat lebih kurus dari anak-anak di sekitar, ada beberapa indikator yang bisa menunjukkan bahwa anak kurang gizi atau tidak. Berbeda dengan anak sehat, anak kurang gizi tentu saja akan menunjukkan gejala tersendiri. Diantara beberapa gejala, berikut yang wajib diketahui, seperti yang dilansir dari hellosehat.com (retrieved, 01/11/2018):
  1. Anak terlihat lesu, tidak bergairah, mudah marah serta menangis berlebihan.
  2. Kurang perhatian pada lingkungan sekitar, bahkan tidak tertarik mengeksplorasi lingkungan seperti anak-anak pada umumnya.
  3. Kulit dan rambut anak kering. Bisa juga rambut anak mudah rontok.
  4. Anak kehilangan kekuatan ototnya.
  5. Tumbuh kembang anak tidak sesuai dengan usianya.
Jadi, Mommy tak perlu panik dulu jika ada orang yang iseng membandingkan berat badan anak dengan anak yang lebih berisi. Selama anak sehat dan tidak sakitan-sakitan apa yang perlu dikhawatirkan? Tidak ada bukan? Jika persoalan tubuh si kecil yang kurus, trust me Mommy tidak sendiri. Ada banyak anak di luar sana yang juga memiliki tubuh ramping namun sehat wal afiat bahkan jauh lebih sehat. 

Kedua anak saya yang kata orang tubuhnya kurus-kurus itu, Alhamdulillah memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Diajak jalan jauh naik mobil-seperti yang pernah saya tuliskan di sini- mereka santai aja, rewel pun enggak, apalagi sakit. Kalah dah emaknya!

Tanda Anak Kurus Tapi Sehat

 

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa anak bertubuh kurus belum tentu terserang gizi buruk atau kurang gizi. Berdasarkan pernyataan yang dikutip dari parenting.co.id (retrieved, 01/11/2018), beberapa tanda berikut menunjukkan bahwa anak tidak mengalami malnutrisi atau kurang gizi:
  1. Anak lincah serta aktif bergerak.
  2. Kulit terasa kencang jika dipegang.
  3. Meskipun kurus, badan anak terasa padat (tidak lembek), bahkan beberapa anak meskipun kurus namun berat ketika digendong.
  4. Mata cerah, tidak pucat.
  5. Rambut tidak kusam, tidak rontok.
Gimana Mom, masih yakin kalau anak kurus itu berarti kurang gizi? Daripada mendengarkan perkataan orang lain yang belum tentu kebenarannya, sebaiknya berkonsultasilah pada DSA atau ahli gizi untuk lebih yakin apakah anak mengalami malnutrisi atau tidak. Dengan begitu Mommy bisa lebih tenang serta tidak salah dalam mengambil keputusan.

Semoga bermanfaat! Jika Mommy punya pengalaman serupa. Yuk, bagi pengalamannya di kolom komentar!

Semua gambar diambil dari pexels.com


  • Share:

You Might Also Like

28 comments

  1. duh Alhamdulillah keponakan aku juga kurus tapi ciri-cirinya termasuk kurus sehat :)

    ReplyDelete
  2. Anakku nggak doyan sufor sejak lahir, alhamdulillah dia kurus tapi ukuran popoknya naik terus dan ukuran bajunya size nambah. Jadi bikin rajin ibunya buat belanja nih. Mumpung tanggal 1 jihhaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anak pintar. Hihihi
      Bayi ASI emang lebih ramping dibanding bayi sufor tapi mereka lebih lincah biasanya.

      Delete
  3. Anak-anakku juga udah langsing dari lahir. Ada sih, si nomor dua yang lumayan gempil meski gak gemuk-gemuk amat. Mungkin pada ikut emaknya yang sejak bayi emang udah ceking.

    ReplyDelete
  4. Terimakasih bunda atas ilmunya..
    Saya belum punya anak..,smga kalau udah dikasih amanah bisa mengatasi kegelisahan berdasarkan pengalaman dr bunda...

    ReplyDelete
  5. Nah ini, sulung saya ndut, si bungsu agak langsing. Sering dikomeni orang.
    Tapi senyumin aja...
    Nice info mbak, jadi yakin, walau si bungsu kurus, tp sehat...😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asal anak lincah n perkembangannya bagus, kurus gak jadi soal. Hehehe

      Delete
  6. Dapet ilmu baru nih.
    Jangan suka sembarangan nogmongin orang, kalo gak paham tanya sama ahlinya.
    Abis ini cek en ricek anakku kurang gizi gak ya, hihi

    makasih sharingnya mba ^^

    ReplyDelete
  7. Banyak yang sotoy ya? Gemess ketika anak kurus yang dituding gak becus emaknye hihihi. Saya lho.. ditohok dengan kata2 " vitamin jangan di jual aja, kasih ke anakmu! " (kebetulan usaha saya apotik) .Geram kan? duo gantengku waktu kecil memang aktif banget, waktu lahir gemuk, yaa kalau yang tahu pasti gak nyinyirin. Hihi. ..sabaarr

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harus ekstra sabar emang, mbak ngadapin nyinyiran org2 sekitar. Hehehe

      Delete
  8. Alhamdulillah..anak saya langsing (dikategorikan gemuk ngga, kurus ngga) tapi sehat semua.
    Iya mb...apalagi di desa-desa banyak yang bilang kalau anak kurus tuh karena kurang gizi bahkan juga dibilang cacingan.

    ReplyDelete
  9. Fix, anak-anakku kurus karena genetik dari ibunya yang sungguh susyah tumbuh ke samping :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama seperti anak2 saya, gak bisa gemuk. Hihihi

      Delete
  10. Saya dari SD sampe sekarang kurus itu jg bawaan dr bapak 😀,, bahasnya saya aj yah berhubung blom punya ank hehe,,
    Thanks sharingnya mom,, jd klo nanti sy punya ank kurus itu dr emak& kakek nya yg kurus 😁😉

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama banget kayak saya. Tapi kalo ibu saya gemuk. Saya gak pernah gemuk. Hehehe

      Delete
  11. Setuju mbak... Anak2 saya juga kurus, tapi insyaAllah sehat. Sesuai dengan ciri yang ada dalam tulisan tersebut, tingkah polahnya luar biasa aktif. Emaknya sampai ngurut dada hehehe...

    ReplyDelete
  12. Dlu sempat khawatur juga sih kok anakku BBnya gak nambah banyak. Klo pun naik cuma nol koma. Tapi alhmdulillah ternyata yg nambah tinggi badannya. Artinya dia tetap sehat & tumbuh normal seperti anak lainnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekarang anaknya dah gede n sehat, ya bun.

      Delete
  13. Saya juga pernah dapat komentar seperti ini dari keluarga terdekat, tapi saya tahu anak saya baik-baik saja, jarang sakit, aktif, akhirnya saya tepis omongan negatif itu. Yang penting dia sehat, itu aja udah cukup bagi saya.

    ReplyDelete
  14. Sulitny,sebagian masyarakat kita beranggapan anak sehat itu ya yang chubby-chubby endut. Aku dulu sampe bosen banget diceramahi di posyandu karena anakku kurus, padahal masih normal. Lah akunya juga kurus :D

    ReplyDelete
  15. Anakku kurus pas mulai jalan
    Sblomny mbul bgts
    Pdhl makanny dah banyak tp kluar lg jd tenaga xixixi
    Sjauh ini sante2 aj mb
    Smoga anak2 kita slalu sehat dan lincah y
    Bomat dah kata orang :v

    ReplyDelete